SERANG, JEMPARING.INFO – Gema Seni Budaya Islam Campus (Gesbica) UIN SMH Banten diharap sudah matang. Karena Gesbica merupakan organisasi mengembangkan skill atau kecakapan berkesenian berkebudayaan.
Demikian diutarakan, Wakil Raktor (Warek) 3, UIN SMH Banten, Prof. Hidayatullah, yang juga sebagai Pembina Unid Kegiatan Mahasiswa (UKM), saat HUT Gesbica yang 32 di kampus 1, UIN tersebut. Menurutnya, Gesbica sudah banyak melahirkan senior berkesenian. Namun memang sesuai perjalanan waktu dalam pengembangan Gesbica ada 2 kendala.
Kendala yang dimaksud covid 19 dan “covid” efesiensi anggaran. Sedang Gesbica perlu pengembangan kesenian seperti kesenian gambus menjadi gambus modern. Selain itu teater, musik, dan marawis yang semakin sepi perlu digiatkan lagi. Juga hingga kini juga belum bisa terwujudnya gedung kesenian.
Lebih lanjut Hidayatullah mengatakan, anggota Gesbica yang kini terdiri 22 orang merupakan anggota baik.
” Anggota baik itu dianggap daging semua. Artinya berkampuan mengembangkan kuat dan maju untuk seni budaya. Dan bidang masing-masing diseni budaya menopang kegiatan kehidupan dimasyarakat,” tuturnya seusai pemotongangan tumpeng dalam acara tersebut.
Anggota senior Gesbica, Nedi, juga menutur sesama nggita jangan merasa lbh hebat. Namun harus berintegrasi dalam memajukan Gesbica sebagai UKM yang kuat berintegritas. Untuk itu anggota Gesbica perlu terus mengasah diri.*** (M.gending PS Janaloka).
******************************************
Redaksi.
Pimred dan Redaktur : Ibnu Purwanto SM
Wartawan : Raden Dodi, (Banten), M.Gending PS Janaloka (Serang), Martin (Merak, Cilegon), Agustus Kanifan (Serang-Cilegon), Abdi Waluyo, Bintang ( Sergai), Fangki Suwito (Medan), Fauzi Aldino (Simalungun), Warno Hady (Kota Siantar), Rully Herdiansyah (wartawan budaya)
******************************************
Demikian diutarakan, Wakil Raktor (Warek) 3, UIN SMH Banten, Prof. Hidayatullah, yang juga sebagai Pembina Unid Kegiatan Mahasiswa (UKM), saat HUT Gesbica yang 32 di kampus 1, UIN tersebut. Menurutnya, Gesbica sudah banyak melahirkan senior berkesenian. Namun memang sesuai perjalanan waktu dalam pengembangan Gesbica ada 2 kendala.
Kendala yang dimaksud covid 19 dan “covid” efesiensi anggaran. Sedang Gesbica perlu pengembangan kesenian seperti kesenian gambus menjadi gambus modern. Selain itu teater, musik, dan marawis yang semakin sepi perlu digiatkan lagi. Juga hingga kini juga belum bisa terwujudnya gedung kesenian.
Lebih lanjut Hidayatullah mengatakan, anggota Gesbica yang kini terdiri 22 orang merupakan anggota baik.
” Anggota baik itu dianggap daging semua. Artinya berkampuan mengembangkan kuat dan maju untuk seni budaya. Dan bidang masing-masing diseni budaya menopang kegiatan kehidupan dimasyarakat,” tuturnya seusai pemotongangan tumpeng dalam acara tersebut.
Anggota senior Gesbica, Nedi, juga menutur sesama nggita jangan merasa lbh hebat. Namun harus berintegrasi dalam memajukan Gesbica sebagai UKM yang kuat berintegritas. Untuk itu anggota Gesbica perlu terus mengasah diri.*** (M.gending PS Janaloka).
******************************************
Redaksi.
Pimred dan Redaktur : Ibnu Purwanto SM
Wartawan : Raden Dodi, (Banten), M.Gending PS Janaloka (Serang), Martin (Merak, Cilegon), Agustus Kanifan (Serang-Cilegon), Abdi Waluyo, Bintang ( Sergai), Fangki Suwito (Medan), Fauzi Aldino (Simalungun), Warno Hady (Kota Siantar), Rully Herdiansyah (wartawan budaya)
******************************************

