
KOTA SERANG, JEMPARING. INFO (JIFO) – Tokoh wanita, Walantaka, Kota Serang, Banten, Siti Khadijah yang akrap dipanggil Bayi, menyayang Monumen Perjuang di Alun-alun, Kota Serang, dibongkar pemerintah setempat.
Menurutnya Monumen Perjuangan itu diatas juga ada simbol Burung Garuda Pancasila. Menumen itu menurut Bayi, sebagai Srikandi, Banten, monumen sebagai simbol untuk mengingat bahwa masyarakat Banten juga ikut berjuang dalam kemerdekaan bangsa. Terlebih lagi ada simbol Garuda Pacasilanya.
Sehingga monumen itu bisa sebagai mengingatkan pada generasi muda. Serta juga monumen Sultan Ageng Tirtayasa yang di Kebun Jahe, Serang, juga dibongkar berapa tahun lalu. Bayi juga menghawatirkan monomen Debus yang di Kemang dibongkar. Katanya, kalau Pemkot Serang mau membangun jangan bongkar-bongkar yang sudah ada, terutama monumen perjuangan.
“Monumen itu menandakan warga Banten juga memperjuangkan kemerdekaan. Selain itu untuk memberi tahu generasi muda Banten akan leluhur yang juga berjuang. Monumen itu dibangun dengan maksud baik, dan biayanya dulu dari ABPD Kabupaten Serang,” tutur Bayi. ***(Ibnu/oka/merah)
*******************************************************
Redaksi.
Pimred dan Redaktur : Ibnu Purwanto SM
Wartawan : Raden Dodi Budiana, (koordinator Serang, Cilegon), M.Gending PS Janaloka, Miyono (Serang), Martin (Merak, Cilegon), Agustus Kanifan (Serang-Cilegon), Abdi Waluyo, Bintang (Sergai), Fangki Suwito (Kota Medan), Fauzi Aldino (koordinator Simalungun/P.Siantar), Salimun, Ponidi (Simalungun/P.Siantar), Suwarno Hady (Kepala koordinator wartawan, Sumut), Rully Herdiansyah (wartawan budaya)
(Wartawan jemparing.info dilarang uang meminta terkait berita/tulisan)
***************************************************