
Mengucapkan:
Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026
“Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”.
Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Cilegon, EDHI HENDARTO

Mengucapkan:
Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026
“Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”.
Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Cilegon, EDHI HENDARTO

SERANG, JEMPARING. INFO –
Komitmen Gubernur Banten Andra Soni akan terus memperluas akses pendidikan melalui pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) serta Program Sekolah Gratis (PSG) bagi sekolah swasta. Berbagai kebijakan itu merupakan peta jalan untuk mencapai visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur Banten dalam mewujudkan pendidikan yang merata, berkualitas dan berkeadilan melalui program unggulan Banten Cerdas.
Disampaikan Gubernur Banten Andra Soni saat meresmikan Tujuh USB di SMAN 33 Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Senin (31/8/2026). Enam USB lainnya yakni SMKN 16 Kabupaten Tangerang, SMKN 12 Kota Tangerang, SKh 01 Kabupaten Serang, SMKN 2 Cihara, Kabupaten Lebak, SMAN 9 Kota Serang dan SMKN 17 Kabupaten Pandeglang.
Andra Soni mengungkapkan, pembangunan pendidikan di Provinsi Banten terus diarahkan pada tiga hal utama, yakni pendidikan yang tersedia, terjangkau, dan berkualitas. Oleh karena itu, lanjutnya, Pemprov Banten melakukan pembangunan USB sebagai salah satu intervensi untuk memperluas akses dan pemerataan layanan pendidikan, dimana pada tahun 2025 telah dibangun tujuh USB di atasnya dengan tambahan daya tampung sekitar 1.356 peserta didik.
“Tidak hanya sekedar membangun gedung sekolah, tetapi lebih dari itu guna menghadirkan kesempatan belajar yang lebih dekat dan lebih luas bagi anak-anak di Provinsi Banten,” ujarnya.
Selain pembangunan USB, pemerataan pendidikan juga diperkuat melalui PSG. Pada tahun 2025, Program Sekolah Gratis telah menjangkau 801 SMA, SMK dan SKh swasta dengan jumlah peserta didik penerima manfaat sebanyak 60.705 siswa. “Kita Arahkan untuk mewujudkan pendidikan yang semakin merata, terjangkau dan berkualitas,” imbuhnya.
Ke depan untuk mempercepat pemerataan akses pendidikan itu, Andra Soni mendorong Bupati/Wali Kota meningkatkan kolaborasi dalam hal penyiapan lahan. Karena bagaimanapun persoalan lahan ini menjadi hal yang cukup panjang prosedurnya dalam pelaksanaan pembangunan USB.
“Lahannya disiapkan oleh masing-masing Kabupaten/Kota, pembangunan infrastrukturnya Provinsi,” katanya.
Andra Soni menegaskan jika Pemprov Banten akan terus melakukan evaluasi agar program ini semakin tepat sasaran, semakin efektif, dan semakin memberikan manfaat bagi masyarakat. Andra Soni juga bersyukur beberapa indikator pembangunan bidang pendidikan menunjukkan pertumbuhan. Data BPS menunjukkan bahwa angka partisipasi murni atau APM SMA/SMK sederajat di Provinsi Banten meningkat dari 63,50 persen pada tahun 2024 menjadi 65,28 persen pada tahun 2025.
“Data tersebut menunjukkan bahwa semakin banyak penduduk usia sekolah menengah yang mengikuti pendidikan pada jenjang yang sesuai dengan usianya,” katanya.
Demikian pula Angka Partisipasi Kasar atau APK SMA/SMK sederajat meningkat dari 79,42 persen pada tahun 2024 menjadi 82,97 persen pada tahun 2025. Ini berarti terdapat peningkatan 3,55 poin persentase dalam satu tahun.
Di balik angka tersebut ada anak-anak Banten yang kembali mendapatkan kesempatan belajar. Ada orang tua yang semakin yakin menyekolahkan anaknya. Ada anak yang memiliki kesempatan lebih besar untuk melanjutkan pendidikan. Dan ada keluarga yang mulai melihat bahwa pendidikan adalah jalan untuk memperbaiki masa depan.
Namun kita tidak boleh cepat berpuas diri. APM 65,28 persen berarti masih ada ruang yang sangat besar untuk kita tingkatkan. APK 82,97 persen juga menunjukkan bahwa masih banyak anak banten yang harus kita pastikan memperoleh akses pendidikan menengah.
“Oleh karena itu, pekerjaan kita belum selesai. Justru angka-angka itu menjadi alasan mengapa Pemprov Banten harus terus memperkuat kebijakan pendidikan yang berpihak kepada masyarakat,” ujarnya.
Ketua RT setempat Muhadi (64) yang ikut hadir dalam peresmian tersebut mengaku terharu karena penantian panjang dirinya bersama ratusan warga lainnya untuk mendapatkan akses pendidikan yang terjangkau akhirnya bisa terealisasi di era kepemimpinan Gubernur Banten dan Wakil Gubernur Banten Andra Soni – Dimyati Natakusumah.
Menurut Muhadi, sejak kebijakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) melalui sistem zonasi diberlakukan, banyak anak-anak di tempatnya tidak bisa mendaptkan akses pendidikan ke sekolah negeri, mengingat jarak terdekat mencapai sekitar 1,5 KM. Sementara untuk di sekolah swasta waktu itu masih berbayar.
“Tapi sekarang Alhamdulillah. Kami sangat bersyukur adanya program sekolah gratis ditambah lagi dengan adanya sekolah baru ini yang lebih dekat,” jelasnya.
Hal yang sama juga diungkapkan warga sekitar lainnya Tri Hardi (60). Tri yang hadir pada peresmian itu mengatakan, akses untuk SMAN di sini paling dekat ke SMAN 2 Kutabumi, dimana jaraknya cukup jauh. Sementara mayoritas warga di sini ingin juga memdapatkan akses pendidikan yang gratis seperti yang diterapkan di sekolah negeri.
“Pertama kita merasa terbantu dengan adanya program sekolah gratis dari Bapak Gubernur Andra Soni. Di sini ada Yayasan Perintis yang sudah menyelenggarakan PSG baik untuk tingkat SMA maupun SMK,” katanya.
Kemudian, dengan telah beroperasinya SMAN 33 Kabupaten Tangerang ini, menambah kemudahan masyarakat untuk mendapatkan akses ke sekolah negeri. Belum lagi nanti ada SMKN di sebelahnya yang masih dalam tahap pembangunan. “Kami sangat senang dan bangga. Karena selama ini keluhan warga setiap PPDB itu pasti zonasi. Tapi dengan adanya sekolah ini, persoalan itu sudah terselesaikan,” pungkasnya.
Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid mengatakan dirinya siap mendukung kebijakan Gubernur Banten Andra Soni dalam bidang pendidikan. Kendatipun untuk tingkat SMAN sederajat itu kewenangan Provinsi, namun yang mendapat manfaatnya adalah masyarakat Kabupaten Tangerang.
“Oleh karena itu kita siap berkolaborasi bersama Pemprov dalam pembangunan USB kedepan,” katanya.
Selain itu, Pemkab Tangerang juga melaksanakan program serupa terhadap sekolah yang menjadi kewenangananya. Sehingga program yang digagas Pemprov Banten itu bisa diselaraskan oleh Pemkab Tangerang.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten Jamaluddin memastikan jika USB yang telah dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal melalui pemenuhan guru, tenaga kependidikan, sarana dan prasarana penunjang lainnya.
Selain itu, peningkatan mutu pembelajaran, penguatan tata kelola sekolah, kemitraan SMK dengan dunia usaha dan dunia industri, serta pemantauan dan evaluasi secara berkelanjutan. Khusus pada perluasan SMK, pembangunan USB diarahkan untuk memperluas akses pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri serta potensi ekonomi daerah.
“Kami terus mendorong penguatan kemitraan SMK dengan dunia usaha dan dunia industri agar lulusan memiliki kompetensi, karakter dan daya saing untuk bekerja maupun berwirausaha,” jelasnya.
Pada kesempatan itu, Andra Soni menyerahkan sejumlah bantuan sosial dan bantuan pendidikan, meliputi bantuan sembako, bantuan pendidikan anak yatim piatu, guru ngaji, musala dan masjid di sekitar sekolah, bantuan sosial anak, bantuan bagi penyandang disabilitas, lanjut usia terlantar, bantuan jaminan sosial keluarga, bantuan usaha ekonomi produktif.
Kemudian bantuan program beasiswa sarjana penggerak desa melalui keuangan desa, bantuan pangan beras, serta bantuan kacamata baca gratis bagi siswa. Serta dilaksanakan pula peninjauan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Cek Kesehatan Gratis bagi siswa dan siswi.***(oka/ibnu/red)
**********************************************************
Redaksi.
Pimred dan Redaktur : Ibnu Purwanto SM
Wartawan : Raden Dodi Budiana, (koordinator Serang, Cilegon), M.Gending PS Janaloka, Miyono (Serang), Martin (Merak, Cilegon), Agustus Kanifan (Serang-Cilegon), Abdi Waluyo, Bintang (Sergai), Fangki Suwito (Kota Medan), Fauzi Aldino (koordinator Simalungun/P.Siantar), Salimun, Ponidi (Simalungun/P.Siantar), Suwarno Hady (Kepala koordinator wartawan, Sumut), Rully Herdiansyah (wartawan budaya)
(Wartawan jemparing.info dilarang uang meminta terkait berita/tulisan)
******************************************************

Mengucapkan:
Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026
“Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, DR.H. JAMALUDIN M.Pd.

Mengucapkan:
Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026
“Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemerintah Kota Pemkot) Cilegon, H. RAHMATULLAH S, Kom, MSi,
Mengucapkan:
Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026
“Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemerintah Kota Pemkot) Cilegon, H. RAHMATULLAH S, Kom, MSi,
Mengucapkan:
Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026
“Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”.
Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Cilegon, EDI ENDARTO
Mengucapkan:
Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026
“Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”.
Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Cilegon, EDI ENDARTO

Mengucapkan:
Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026
“Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”.
Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kota Cilegon, AGUS ZULKARNAIN

Serang, Jemparing. Info (Jifo) –
Gubernur Banten Andra Soni menitipkan semangat perjuangan para tokoh ulama Nahdatul Ulama (NU) asal Banten dalam memperkuat semangat persahabatan dan keagamaan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Semangat itu ditunjukkan bagaimana Banten menjadi daerah strategis yang ditunjuk sebagai pusat konsolidasi nasional NU pada Muktamar NU ke-13 tahun 1938 di Menes, Pandeglang.
Hal itu diungkapkan Andra Soni saat melepaskan delegasi Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Banten untuk mengikuti Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Tambakberas, Jombang, Jawa Timur. Pelepasan dilakukan di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Selasa (25/8/2026),
“NU telah menjadi bagian penting dalam perjalanan bangsa Indonesia. Dengan tradisi keislaman yang moderat, kecintaan terhadap tanah air, serta komitmen pada persatuan, NU terus mengambil peran strategis dalam menjaga keutuhan NKRI,” jelasnya.
Andra Soni juga mengakui sumbangsih besar NU di sektor pendidikan. Melalui berbagai programnya, NU dinilai berhasil memajukan dunia pendidikan dan melahirkan generasi masa depan yang berkualitas. Hal ini sejalan dengan Provinsi Banten yang memiliki hubungan historis serta kultural yang kuat dengan tradisi keulamaan dan pesantren.
Pemprov Banten berharap keluarga besar NU terus menjadi bagian penting dalam revitalisasi nilai-nilai keagamaan, sebagai landasan untuk membangun tatanan masyarakat yang berakhlak, ujarnya.
Andra berharap, utusan PWNU Banten dapat membawa pulang gagasan serta pengalaman baru untuk pengembangan pondok pesantren di Banten. Ia juga mendoakan agar muktamar berjalan lancar dan NU selalu kompak berkolaborasi dengan Pemprov Banten.
Doa kami, perjalanan baik saat berangkat maupun pulang berjalan dengan lancar, dan seluruh rombongan selalu diberikan kesehatan, tuturnya.
”Kehadiran peserta muktamar dari PWNU Banten tidak hanya membawa nama organisasi, tetapi juga membawa tradisi keulamaan dan semangat masyarakat Banten,” kata Andra.
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris PWNU Banten Ahmad Nuri mengapresiasi perhatian Gubernur yang melepaskan langsung kepergian delegasi. Ia menegaskan bahwa NU akan selalu menjadi mitra strategis pemerintah daerah.
”NU selalu hadir bersama Pemprov Banten. Siapapun yang terpilih dalam muktamar nanti, itu adalah hasil keputusan para Kiai dan Muktamirin. Semoga membawa faedah bagi Provinsi Banten,” ungkap Nuri.
Sebagai bentuk penghormatan dan simbol sinergi yang kuat, Ketua Tanfidziyah PWNU Banten KH Hafis Gunawan mengalungkan sarung muktamar kepada Gubernur Andra Soni. Momen ini juga menjadi penegas dukungan Pemprov Banten terhadap utusan NU.
Sebagai informasi, Muktamar Ke-35 NU dilaksanakan pada 27 sd 31 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.***(oka/ibnu/red)
**********************************************
Redaksi.
Pimred dan Redaktur : Ibnu Purwanto SM
Wartawan : Raden Dodi Budiana, (koordinator Serang, Cilegon), M.Gending PS Janaloka, Miyono (Serang), Martin (Merak, Cilegon), Agustus Kanifan (Serang-Cilegon), Abdi Waluyo, Bintang (Sergai), Fangki Suwito (Kota Medan), Fauzi Aldino (koordinator Simalungun/P.Siantar), Salimun, Ponidi (Simalungun/P.Siantar), Suwarno Hady (Kepala koordinator wartawan, Sumut), Rully Herdiansyah (wartawan budaya)
(Wartawan jemparing.info dilarang uang meminta terkait berita/tulisan)
*********************************************

Serang, Jemparing.Info (Jifo) –
Gubernur Banten Andra Soni mengatakan kekayaan seni budaya adalah identitas dan jati diri daerah. Pagelaran seni budaya nusantara menjadi ruang untuk melestarikan dan mengapresiasi kekayaan budaya nusantara, khususnya kekayaan seni budaya yang tumbuh dan berkembang di Provinsi Banten.
“Apresiasi kepada seniman dan pelaku seni dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Banten yang tampil dalam Pagelaran Seni Budaya Alam Nusantara (Apsara),” ungkap Andra Soni pada pembukaan Apsara oleh Pusat Budaya Alam Nusantara (Pusbatara) di Nafiri Living World (NLW), Alam Sutera, Kota Tangerang Selatan, Sabtu (22/7/2026).
“Apresiasi kepada Pusbatara yang telah menginisiasi dan menyelenggarakan kegiatan ini,” tambahnya.
Andra Soni berharap pagelaran seni budaya dapat menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi daerah. Khususnya, melalui penguatan seni budaya sebagai bagian dari atraksi pada setiap destinasi wisata unggulan di Provinsi Banten.
“Kepada generasi muda Banten, saya berpesan: kenalilah budaya daerah, cintalah, dan wariskan kepada generasi berikutnya. Jangan sampai kemajuan zaman membuat kita kehilangan jati diri,” pesannya.
“Budaya merupakan identitas yang membentuk siapa kita hari ini dan menentukan karakter kita di masa depan. Oleh karena itu, jadilah generasi yang tidak hanya bangga menggunakan karya budaya bangsa, tetapi juga mau mempelajari, mengembangkan, dan meneruskannya dengan kreativitas sesuai perkembangan zaman,” tambahnya.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten selanjutnya telah memiliki Peraturan Daerah tentang Pemajuan Kebudayaan Daerah sebagai landasan dalam melindungi, mengembangkan, memanfaatkan, dan membina kebudayaan daerah.
“Pusbatara diharapkan menjadi mitra strategi Pemerintah Provinsi Banten dalam mengimplementasikan pemajuan kebudayaan, khususnya melalui penguatan ruang-ruang ekspresi seni, pelestarian budaya, pemberdayaan seniman, serta regenerasi pelaku budaya,” ungkapnya.
Sementara itu, Perwakilan Pusbatara Suwandy Tasmadi mengatakan, pagelaran seni budaya ini bertema alam Nusantara. Tujuannya mengajak anak-anak muda kembali mencintai budaya nusantara.
“Terima kasih atas dukungan Pemerintah Provinsi Banten khususnya Bapak Gubernur Andra Soni dan Ibu Gubernur yang memberikan perhatian pada kegiatan pelestarian budaya Nusantara melalui Pusbatara,” paparnya.
Seperti yang diungkapkan Ketua Panitia Arif Sanjaya, Apsara didampingi oleh Pusat Budaya Alam Nusantara. Apsara adalah wadah untuk merawat budaya Nusantara dan warisan leluhur yang tetap dicintai.
“Semoga pagelaran ini menumbuhkan rasa bangga kepada generasi muda untuk menjaga alam dan budaya Nusantara,” kata Arif Sanjaya.*** (red/oka/ibnu)
*******************************************************
Redaksi.
Pimred dan Redaktur : Ibnu Purwanto SM
Wartawan : Raden Dodi Budiana, (koordinator Serang, Cilegon), M.Gending PS Janaloka, Miyono (Serang), Martin (Merak, Cilegon), Agustus Kanifan (Serang-Cilegon), Abdi Waluyo, Bintang (Sergai), Fangki Suwito (Kota Medan), Fauzi Aldino (koordinator Simalungun/P.Siantar), Salimun, Ponidi (Simalungun/P.Siantar), Suwarno Hady (Kepala koordinator wartawan, Sumut), Rully Herdiansyah (wartawan budaya)
(Wartawan jemparing.info dilarang uang meminta terkait berita/tulisan)
*********************************************