(Puisi Ibnu PS Megananda)
LEMBAH
Melembahlah jiwa ini dalam melihat kecongkakan yang makin kasar
Dibelahan dunia sana manusia bagaikan ikan dihabisi begitu saja
Api kesumat makin dinyalakan dihembus-hembusnya
Yang bertahan orang-orang yang kuat dalam keyakinannya
Orang-orang yang kakinya mengijak bumi dengan kokoh
Dan tatapan matanya mandang jauh kelangit biru
Sedang degub dadanya gema suara menyebut-nyebut asmaNya
Namun ia tetap melembah bagai apapun bisa memasukinya
Ikan-ikan dengan sirip sangat indah di sungai jernih dalam lembah
Burung-burung berkicau riuh bagai orkestra memuja-muja Tuhan
Juga hewan liar musang, ciamang, beruang, tupai, landak, tringgiling dan kelabang bagai pembangkit pemawas cinta
Adalah cinta padaNya dengan melihat lembah lalu melambah jiwa ini.
***
(Akhir tahun, Anyer 2023)
INGAT (1)
Ingat untuk ingat yang diingat
Yang diingat suka luput untuk diingat
Lalu ingat dikuatkan
Terus didawamkan untuk ingat
Dawamnya lupa dan hilang
Tinggal ingat berkepanjangan
- Dan Wukuf
- Allahhh………..
***
(Akhir tahun, Anyer 2023)

