KOTA SERANG, JEMPARING.INFO –
Acara Ramadhan Indah (Ramah) di SMP Negeri 8, Walantaka, Kota Serang, merupakan acara motivasi pelbagai hal tentang kemandirian disamping silaturahmi dengan berbuka puasa bersama. Acara yang dilangsungkan di SMPN 8, Walantaka, Rabu (5/3/2026) tersebut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan, Kota Serang, H.Ahmad Nuri, SH, MSi.
Selain itu juga dihadiri Kepala Dinas Pendidikan, dan Kebudayaan (Dindikbud), Kota Serang, H. Ahmad Nuri, Wakil Ketua Komite Sekolah, Halayak, Rw.TPI, Walantaka, Jindar Tamimi, tokoh muda Walantaka, Djumhadi, Slamet Ibnu Hadi dan tokoh lainnya diantaranya, Mapika Amelia (women Inspiration) alamni SMPN tersebut.
Menurut (Plt) Kepsek SMPN 8, Walantaka, Muhammad Rosyidi, S.Ag, M.Pd, diadakannya taks show pada acara itu sebagai sumber Kadis Pendidikan, Ahmad Nuri dan Women Inspiration, Mapika Amelia, serta tokoh dan alumni yang berprestasi adalah untuk memberi wawasan pada siswa-siswi tentang kehidupan lebih baik. Selain itu juga acara diperkuat dengan donasi sosial yang akan diperuntukkan didirikan masjid dikomplek SMPN, Walantaka.
Sambungnya, karena mushala yang ada sudah tidak memadai dengan jumlah siswa-siswi yang kurang lebih sebanyak 1428 anak.
“Kami ingin siswa-siswi lulusan sini punya wawasan untuk menunjang perjalanan pendidikannya mendatang,” latanya.
Dan Ahmad Nuri menyampaikan majunya pendidikan terlaksana prilaku dengan praktek mujahadah. Sehingga pendidikan tidak sebatas diajak namun juga dalam jiwa. Dengan demikian siswa juga diajari untuk tirakat untuk mengekang diri dari napsu yang tidak baik. Hal itu dicontohkan oleh pendidik, dengan demikian yang dididik akan meneladani.
” Dengan tirakat akan lahir sikap berani dalam menghadapi badai kehidupan, karena punya nyali. Keistiqomahsn tirakat secara terus dan terus maka akan ada karomah. Dengan demikian punya sikap dan keputusan yang tepat bagi siswa-siswi dalam mengarungi kehidupan,” tuturnya.
Sedang Mapika Amelia mengatakan anak baik sejak kecil dilatih mandiri. Dan dirinya sekolah pun daftar sendiri. Apa-apa persoalan upaya untuk dilakukan sendiri. Namun hal itu perlu ada pendamping agar terarah dalam bersikap dikehidupan.***(Oka/ibnupsm)
*********************************************
Redaksi.
Pimred dan Redaktur : Ibnu Purwanto SM
Wartawan : Raden Dodi Budiana, (kordinator wartawan Serang, Cilegon), M.Gending PS Janaloka, Miyono (Serang), Martin (Merak, Cilegon), Agustus Kanifan (Serang-Cilegon), Abdi Waluyo, Bintang ( Sergai), Fangki Suwito (Kota Medan), Fauzi Aldino (koordinator wartawan Simalungun/P.Siantar), Warno Hady, Salimun, Ponidi (Simalungun/P.Siantar), Rully Herdiansyah (wartawan budaya)
(Wartawan jemparing.info dilarang meminta uang berkaitan berita/tulisan)
********************************************
Acara Ramadhan Indah (Ramah) di SMP Negeri 8, Walantaka, Kota Serang, merupakan acara motivasi pelbagai hal tentang kemandirian disamping silaturahmi dengan berbuka puasa bersama. Acara yang dilangsungkan di SMPN 8, Walantaka, Rabu (5/3/2026) tersebut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan, Kota Serang, H.Ahmad Nuri, SH, MSi.
Selain itu juga dihadiri Kepala Dinas Pendidikan, dan Kebudayaan (Dindikbud), Kota Serang, H. Ahmad Nuri, Wakil Ketua Komite Sekolah, Halayak, Rw.TPI, Walantaka, Jindar Tamimi, tokoh muda Walantaka, Djumhadi, Slamet Ibnu Hadi dan tokoh lainnya diantaranya, Mapika Amelia (women Inspiration) alamni SMPN tersebut.
Menurut (Plt) Kepsek SMPN 8, Walantaka, Muhammad Rosyidi, S.Ag, M.Pd, diadakannya taks show pada acara itu sebagai sumber Kadis Pendidikan, Ahmad Nuri dan Women Inspiration, Mapika Amelia, serta tokoh dan alumni yang berprestasi adalah untuk memberi wawasan pada siswa-siswi tentang kehidupan lebih baik. Selain itu juga acara diperkuat dengan donasi sosial yang akan diperuntukkan didirikan masjid dikomplek SMPN, Walantaka.
Sambungnya, karena mushala yang ada sudah tidak memadai dengan jumlah siswa-siswi yang kurang lebih sebanyak 1428 anak.
“Kami ingin siswa-siswi lulusan sini punya wawasan untuk menunjang perjalanan pendidikannya mendatang,” latanya.
Dan Ahmad Nuri menyampaikan majunya pendidikan terlaksana prilaku dengan praktek mujahadah. Sehingga pendidikan tidak sebatas diajak namun juga dalam jiwa. Dengan demikian siswa juga diajari untuk tirakat untuk mengekang diri dari napsu yang tidak baik. Hal itu dicontohkan oleh pendidik, dengan demikian yang dididik akan meneladani.
” Dengan tirakat akan lahir sikap berani dalam menghadapi badai kehidupan, karena punya nyali. Keistiqomahsn tirakat secara terus dan terus maka akan ada karomah. Dengan demikian punya sikap dan keputusan yang tepat bagi siswa-siswi dalam mengarungi kehidupan,” tuturnya.
Sedang Mapika Amelia mengatakan anak baik sejak kecil dilatih mandiri. Dan dirinya sekolah pun daftar sendiri. Apa-apa persoalan upaya untuk dilakukan sendiri. Namun hal itu perlu ada pendamping agar terarah dalam bersikap dikehidupan.***(Oka/ibnupsm)
*********************************************
Redaksi.
Pimred dan Redaktur : Ibnu Purwanto SM
Wartawan : Raden Dodi Budiana, (kordinator wartawan Serang, Cilegon), M.Gending PS Janaloka, Miyono (Serang), Martin (Merak, Cilegon), Agustus Kanifan (Serang-Cilegon), Abdi Waluyo, Bintang ( Sergai), Fangki Suwito (Kota Medan), Fauzi Aldino (koordinator wartawan Simalungun/P.Siantar), Warno Hady, Salimun, Ponidi (Simalungun/P.Siantar), Rully Herdiansyah (wartawan budaya)
(Wartawan jemparing.info dilarang meminta uang berkaitan berita/tulisan)
********************************************
