SERANG, JEMPARING.INFO –
Komplotan penipu sebagai jual-beli mobil ngaku sebagai Reymon Sinaga (wartawan senior) di akun whatsapp (WA-nya). Akun pulsu yang berkenalan dengan Ibnu yang juga sahabatnya. Ternyata Reymon Sinaga itu palsu dengan suaranya yang mirip Reymon Sinaga yang aslinya.
“Saya percaya karena fotonya di WA itu Reymon Sinaga dan suara persis secara logat dan intonasinya,” ujar Ibnu baru-baru ini, (21 Mei 2024.)
Menurut Ibnu, pagi itu Reymon Sinaga (palsu) itu menghubunginya. Lalu mengajak kerjasama jual mobil lelang. Mobil lelang di Jakarta itu katanya sudah ada pembelinya seorang China bernama, Hendrik Wijaya.
Katanya lagi pagi itu Reymon mengirim foto mobil Pajero Sport dakar 4×2 2018 metik. Untuk dijual pada Hendrik Wijaya yang kata Hendrik untuk hadiah istrinya yang lagi hamil. Lalu Reymon meminta untuk Norek 1060018602725 atas nama MHD Ikram pegawai bendahara pelelangan Jakarta, P Heru.
“Lalu saya disuruh ngirim Norek P Heru dan Norek saya sendiri ke Hendri. Karena dilakukan doa tahap, pertama DP, kedua pelunasan,” ujar Ibnu.
Reymon siang itu dipelelangan mengaku sedang ngurus mobil karena mobil itu akan diambil istri Hendri, Memey dan ditemani Rudi dan Alex. Karena untuk melunasi dipelangan kata P Heru hurus lunas Rp 270 000 000, nanti pada Hendri Wijaya akan dibeli Rp.370 000 000.
“Hai yaa khamcyaa..sel lamat ciang bapak, karena DP ada saya bayar istri saya harus pegang kunci dan surat-surat kendaraan,” kata Ibnu menirukan Hendrik Wijaya.
Lalu Reymon siang itu akan melunasi namun alasannya uang yang sudah masuk ke tekening MHD Ikram Rp 135 000 000 kurang dan uangnya tidak bisa masuk lagi karena melebihi batas, limit, sehingga harus besok. Dengan demikian ujarnya dengan tambahan dari temannya juga masih kurang. Sehingga Ibnu disuruh untuk cari tambahan.
Untuk itu Ibnu disuruh Reymon Senaga sebesar Rp 20 000 000 untuk cari tambahan. Karena dapatnya Rp 5 000 000 itu yang dikirim ke Norek MHD Ikram. Dan setelah dikirim Reymon Sinaga masih membujuk Ibnu untuk cari pinjaman.
Ibnu saat itu tegas mengatakan tidak sanggup untuk cari tambahan lagi. Reymon menyuruh untuk pinjam teman-teman dekat atau saudara yang bisa dipinjami. Kata Reymon bilà pinjam akan dikembalikan seratus persen setelah pembayaran tahap 2 dari Hendri Wijaya.
Namun setelah Ibnu tidak sanggup disuruh Reymon untuk menunggu transaksi selesai, bila konci dan surat-surat kendaraan diterima istri Hendri Wijaya, Memey. Dan sambil menunggu Ibni pulang.
Sesudah di rumak kira-kira badha ashar Reymon Sinaga tidak kontak lagi. Dan Ibnu yang ngontak Reymon Sinaga, namun hp Reymon tidak hidup.
Ketika dapat no hp Reymon Sinaga yang lain lagi dari temennya, Ibnu menanyakan tentang jual beli mobil pajero dan uang yang dikirim sebesar Rp 5 000 000. Tapi Reymon Sinaga cuma seperti kecewa atas kejadian itu.
“Wah, begitu ya, hmm begitu…” ucapnya singkat. Dalam WA-nya yg dikirim ke Ibnu mengatakan,” Iya, saya sangat marah dan benci terhadap pola penipuan yang berkedok kerja sama bisnis dan kurang ajar perilaku pencuri yang memanfaatkan kebaikan orang,” ujarnya.***(jl, jn, dd)
Keterangan foto: Reymon Sinaga yg digunakan penipu dan foto digunakan
mengaku bernama P Heru (bendahara pelelangan mobil, Jakarta)
Komplotan penipu sebagai jual-beli mobil ngaku sebagai Reymon Sinaga (wartawan senior) di akun whatsapp (WA-nya). Akun pulsu yang berkenalan dengan Ibnu yang juga sahabatnya. Ternyata Reymon Sinaga itu palsu dengan suaranya yang mirip Reymon Sinaga yang aslinya.
“Saya percaya karena fotonya di WA itu Reymon Sinaga dan suara persis secara logat dan intonasinya,” ujar Ibnu baru-baru ini, (21 Mei 2024.)
Menurut Ibnu, pagi itu Reymon Sinaga (palsu) itu menghubunginya. Lalu mengajak kerjasama jual mobil lelang. Mobil lelang di Jakarta itu katanya sudah ada pembelinya seorang China bernama, Hendrik Wijaya.
Katanya lagi pagi itu Reymon mengirim foto mobil Pajero Sport dakar 4×2 2018 metik. Untuk dijual pada Hendrik Wijaya yang kata Hendrik untuk hadiah istrinya yang lagi hamil. Lalu Reymon meminta untuk Norek 1060018602725 atas nama MHD Ikram pegawai bendahara pelelangan Jakarta, P Heru.
“Lalu saya disuruh ngirim Norek P Heru dan Norek saya sendiri ke Hendri. Karena dilakukan doa tahap, pertama DP, kedua pelunasan,” ujar Ibnu.
Reymon siang itu dipelelangan mengaku sedang ngurus mobil karena mobil itu akan diambil istri Hendri, Memey dan ditemani Rudi dan Alex. Karena untuk melunasi dipelangan kata P Heru hurus lunas Rp 270 000 000, nanti pada Hendri Wijaya akan dibeli Rp.370 000 000.
“Hai yaa khamcyaa..sel lamat ciang bapak, karena DP ada saya bayar istri saya harus pegang kunci dan surat-surat kendaraan,” kata Ibnu menirukan Hendrik Wijaya.
Lalu Reymon siang itu akan melunasi namun alasannya uang yang sudah masuk ke tekening MHD Ikram Rp 135 000 000 kurang dan uangnya tidak bisa masuk lagi karena melebihi batas, limit, sehingga harus besok. Dengan demikian ujarnya dengan tambahan dari temannya juga masih kurang. Sehingga Ibnu disuruh untuk cari tambahan.
Untuk itu Ibnu disuruh Reymon Senaga sebesar Rp 20 000 000 untuk cari tambahan. Karena dapatnya Rp 5 000 000 itu yang dikirim ke Norek MHD Ikram. Dan setelah dikirim Reymon Sinaga masih membujuk Ibnu untuk cari pinjaman.
Ibnu saat itu tegas mengatakan tidak sanggup untuk cari tambahan lagi. Reymon menyuruh untuk pinjam teman-teman dekat atau saudara yang bisa dipinjami. Kata Reymon bilà pinjam akan dikembalikan seratus persen setelah pembayaran tahap 2 dari Hendri Wijaya.
Namun setelah Ibnu tidak sanggup disuruh Reymon untuk menunggu transaksi selesai, bila konci dan surat-surat kendaraan diterima istri Hendri Wijaya, Memey. Dan sambil menunggu Ibni pulang.
Sesudah di rumak kira-kira badha ashar Reymon Sinaga tidak kontak lagi. Dan Ibnu yang ngontak Reymon Sinaga, namun hp Reymon tidak hidup.
Ketika dapat no hp Reymon Sinaga yang lain lagi dari temennya, Ibnu menanyakan tentang jual beli mobil pajero dan uang yang dikirim sebesar Rp 5 000 000. Tapi Reymon Sinaga cuma seperti kecewa atas kejadian itu.
“Wah, begitu ya, hmm begitu…” ucapnya singkat. Dalam WA-nya yg dikirim ke Ibnu mengatakan,” Iya, saya sangat marah dan benci terhadap pola penipuan yang berkedok kerja sama bisnis dan kurang ajar perilaku pencuri yang memanfaatkan kebaikan orang,” ujarnya.***(jl, jn, dd)
Keterangan foto: Reymon Sinaga yg digunakan penipu dan foto digunakan
mengaku bernama P Heru (bendahara pelelangan mobil, Jakarta)


ini kejadian sama dengan saya.
Apakah pelaku sudah ketemu? tolong info
Baru aja td nipu lg
Hi there Dear, are you genuinely visiting this web site daily, if so after that you will definitely take nice know-how.
https://share.google/kPWSLCxtsdMeDbtHy