SERANG, JEMPARING.INFO –
Dalam Diskusi Temu Media tentang jalan Pemprov Banten terungkap pelbagai hal, diantaranya program Andrasoni bangun jalan desa sejahtera. Program yang dicanangkan diantaranya untuk meningkatkan bidang pendidikan, ekonomi dan lainnya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Pemprov Banten, Arlan Marzan, menyampaikan, jalan pada dasarnya untuk kepentingan manusia. Hal itu menjawab salah seorang hadirin yang bertanya melalui puisi yang dibaca dengan judul “Jalan Jangan Sebabkan….”. Selain itu mengatakan tentang Program Andrasoni tentang jalan anggaran sekitar Rp 140 miliar tahun 2026 dengan panjang jalan 72 Km dan jembatan di Pandeglang.
“Jalan untuk kebutuhan manusia, maka kita jangan malu-malu memasang rambu-rambu jalan demi lebih berhati-hati,” tuturnya, di KP3B, Jumat (6/3/2926).
Sebelumnya disampaikan Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Setda Pemprov Banten, Arief Agus Rakhman, meyampaikan, jalan sesungguhnya nyambungkan peradaban sekarang ke masa mendatang. Dan jalan yang Cadas Pangeran yang disinggung dalam puisi Arief juga terangkan struktur pembuatan jalan.
” Jalan menggerakkan ekonomi masyarakat. Maka jalan merupakan insprastruktur sangat penting,” tandasnya.
Dan nara sumber dari Pusat Pengembangan Jurnalistik Televisi (PPJTV), Bowo Sangkala mengatakan, gubernur dengan programnya tersebut membangun jalan semata untuk kesejahteraan.
“Karena dengan pelbagai permasalahan jalan belum selesai. Perlu untuk diupayakan terus perbaikan jalan,” harapnya.***(oka/red)
*********************************************
Redaksi.
Pimred dan Redaktur : Ibnu Purwanto SM
Wartawan : Raden Dodi Budiana, (kordinator wartawan Serang, Cilegon), M.Gending PS Janaloka, Miyono (Serang), Martin (Merak, Cilegon), Agustus Kanifan (Serang-Cilegon), Abdi Waluyo, Bintang ( Sergai), Fangki Suwito (Kota Medan), Fauzi Aldino (koordinator wartawan Simalungun/P.Siantar), Warno Hady, Salimun, Ponidi (Simalungun/P.Siantar), Rully Herdiansyah (wartawan budaya)
(Wartawan jemparing.info dilarang meminta uang berkaitan berita/tulisan)
********************************************
Dalam Diskusi Temu Media tentang jalan Pemprov Banten terungkap pelbagai hal, diantaranya program Andrasoni bangun jalan desa sejahtera. Program yang dicanangkan diantaranya untuk meningkatkan bidang pendidikan, ekonomi dan lainnya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Pemprov Banten, Arlan Marzan, menyampaikan, jalan pada dasarnya untuk kepentingan manusia. Hal itu menjawab salah seorang hadirin yang bertanya melalui puisi yang dibaca dengan judul “Jalan Jangan Sebabkan….”. Selain itu mengatakan tentang Program Andrasoni tentang jalan anggaran sekitar Rp 140 miliar tahun 2026 dengan panjang jalan 72 Km dan jembatan di Pandeglang.
“Jalan untuk kebutuhan manusia, maka kita jangan malu-malu memasang rambu-rambu jalan demi lebih berhati-hati,” tuturnya, di KP3B, Jumat (6/3/2926).
Sebelumnya disampaikan Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Setda Pemprov Banten, Arief Agus Rakhman, meyampaikan, jalan sesungguhnya nyambungkan peradaban sekarang ke masa mendatang. Dan jalan yang Cadas Pangeran yang disinggung dalam puisi Arief juga terangkan struktur pembuatan jalan.
” Jalan menggerakkan ekonomi masyarakat. Maka jalan merupakan insprastruktur sangat penting,” tandasnya.
Dan nara sumber dari Pusat Pengembangan Jurnalistik Televisi (PPJTV), Bowo Sangkala mengatakan, gubernur dengan programnya tersebut membangun jalan semata untuk kesejahteraan.
“Karena dengan pelbagai permasalahan jalan belum selesai. Perlu untuk diupayakan terus perbaikan jalan,” harapnya.***(oka/red)
*********************************************
Redaksi.
Pimred dan Redaktur : Ibnu Purwanto SM
Wartawan : Raden Dodi Budiana, (kordinator wartawan Serang, Cilegon), M.Gending PS Janaloka, Miyono (Serang), Martin (Merak, Cilegon), Agustus Kanifan (Serang-Cilegon), Abdi Waluyo, Bintang ( Sergai), Fangki Suwito (Kota Medan), Fauzi Aldino (koordinator wartawan Simalungun/P.Siantar), Warno Hady, Salimun, Ponidi (Simalungun/P.Siantar), Rully Herdiansyah (wartawan budaya)
(Wartawan jemparing.info dilarang meminta uang berkaitan berita/tulisan)
********************************************
