DOLOK MERAWAN JEMPARING.INFO –
Nurkamaruddin salah Kades Pabatu II, Dolok Merawan, Sergai, Sumut
Desa Pabatu ll merupakan desa wilayah perkebunan murni,warga dan masarakatnya mayoritas 90% bekerja sebagai buruh kariawan perkebunan kebun PTPN IV Kebun Pabatu.
Nurkamarudin sudah menjabat berjalan ll periode. Bisa di katakan kepala desa yg sangat sullit untuk bertemu dengan para tamu kususnya para insan media, lembaga kontrososial LSM, wartawan dsb.
Propesi sebagai kepala desa pejabat puplik pemerintahan di tingkat desa.sangat kurang disiplan dan kurang kopraptip dlm tugasnya,jarang hadir ke kantor desa di saat2 jam dinas pagi sampai menjelang sore sampe waktu tutup kantor desa,hanya para perangkat para kaur desala yg d jadikan kantor desa itu aktip dalam dinas.
Menurut informasi dan kompirmasinya dari rekan” LSM dan wartawan. juga beberapa warga masarakat desa Pabatu ll dan salasatu kaur desa setempat desa Pabatu ll yg tdk ingin d sebut inisial namanya.
Kades kalo pagi jam kerja tdk pernah ada di kantor. Kalo mau ketemu ya hari sore di rumanya setelah dia pulang kerja dari kebun, itu pun kalo ketemu. Karna diakan banyak kegiatan yg lain seperti urus ternak lembu dan lainnya.
Hal itu diutaran beberapa warganya juga salah satu kaur perangkat desanya. Kamarudin dari hasil pantauan infestigasi dari para beberapa awak media juga anggota LSM. setevens s selaku Keua Dpc LSM Topan RI, Sergai mengatajan ada kejanggalan pembangunan infrastruktur atau pun kegiatan kerja pemberdayaan masyarakat juga program kerja UMKM di duga banyak yg gagal.
Dari periode pertama dia dan periode ke ll dana desa APBD desa Pabatu ll bisa di katakan tidak berguna dan tdk berhasil, banyak dana diambur-amburkan dan tudak bermamfaat buat masuarakat.
Contohnya sala satu di saat Nurkamarudin periode pertama, pembangunan pisik kegiatan pemberdayaan/bundes ternak ikan di samping kantor desa, sampai saat ini pembangunan pisik dan segala alat terbengkalai.
“Kebutuhan ternak ikan yg memakan ratusan juta belum modal beli bibit ikan juga gaji pekerja di masa waktu itu,semuanya gagal tanpa hasil dan sampai saat ini pisik bangunan dan seluruh alat2 kolam cuma jadi barang rongsokan juga bangunan rumahnya yg ada di samping kantor desa.
Maka kami selaku kontrososial juga warga desa pabatu dua,sangat mengharapkan atas tindakan dan prilaku atas tugasnya yg kurang sewena2 oleh kades desa pabatu ll.
Kususnya pemerintahan tingkat kecamatan muspika, juga pemerinta ispektorat kabupaten serdang bedagai,anggota dprd kabupaten komisi A,tipikor juga kejaksaan.mohon turun dan cek ke desa2 tertentu yg kita anggap di duga korupsi penyelewengan atas angaran dana desa yg tdk sedikit nilai angaran pertahunya yg tela d kucurkan oleh pemerintah” ujar salah seorang warga yangbtidak mau disebut namanya.
Sedang menurut tim media jurnalis WH. sudah memberitakan beberapa kali terbit di medianya tentang Kades Pabatu ll, dugaan menyalah gunakan anggaran dana desa yg tidaj jelas, dugan adanya korupasi dan salah satu pungsi kegiatan pemberdayaan desa disulap menjadi tidak berarti bagi masyarakat***
(abdi walluyo st.)
Nurkamaruddin salah Kades Pabatu II, Dolok Merawan, Sergai, Sumut
Desa Pabatu ll merupakan desa wilayah perkebunan murni,warga dan masarakatnya mayoritas 90% bekerja sebagai buruh kariawan perkebunan kebun PTPN IV Kebun Pabatu.
Nurkamarudin sudah menjabat berjalan ll periode. Bisa di katakan kepala desa yg sangat sullit untuk bertemu dengan para tamu kususnya para insan media, lembaga kontrososial LSM, wartawan dsb.
Propesi sebagai kepala desa pejabat puplik pemerintahan di tingkat desa.sangat kurang disiplan dan kurang kopraptip dlm tugasnya,jarang hadir ke kantor desa di saat2 jam dinas pagi sampai menjelang sore sampe waktu tutup kantor desa,hanya para perangkat para kaur desala yg d jadikan kantor desa itu aktip dalam dinas.
Menurut informasi dan kompirmasinya dari rekan” LSM dan wartawan. juga beberapa warga masarakat desa Pabatu ll dan salasatu kaur desa setempat desa Pabatu ll yg tdk ingin d sebut inisial namanya.
Kades kalo pagi jam kerja tdk pernah ada di kantor. Kalo mau ketemu ya hari sore di rumanya setelah dia pulang kerja dari kebun, itu pun kalo ketemu. Karna diakan banyak kegiatan yg lain seperti urus ternak lembu dan lainnya.
Hal itu diutaran beberapa warganya juga salah satu kaur perangkat desanya. Kamarudin dari hasil pantauan infestigasi dari para beberapa awak media juga anggota LSM. setevens s selaku Keua Dpc LSM Topan RI, Sergai mengatajan ada kejanggalan pembangunan infrastruktur atau pun kegiatan kerja pemberdayaan masyarakat juga program kerja UMKM di duga banyak yg gagal.
Dari periode pertama dia dan periode ke ll dana desa APBD desa Pabatu ll bisa di katakan tidak berguna dan tdk berhasil, banyak dana diambur-amburkan dan tudak bermamfaat buat masuarakat.
Contohnya sala satu di saat Nurkamarudin periode pertama, pembangunan pisik kegiatan pemberdayaan/bundes ternak ikan di samping kantor desa, sampai saat ini pembangunan pisik dan segala alat terbengkalai.
“Kebutuhan ternak ikan yg memakan ratusan juta belum modal beli bibit ikan juga gaji pekerja di masa waktu itu,semuanya gagal tanpa hasil dan sampai saat ini pisik bangunan dan seluruh alat2 kolam cuma jadi barang rongsokan juga bangunan rumahnya yg ada di samping kantor desa.
Maka kami selaku kontrososial juga warga desa pabatu dua,sangat mengharapkan atas tindakan dan prilaku atas tugasnya yg kurang sewena2 oleh kades desa pabatu ll.
Kususnya pemerintahan tingkat kecamatan muspika, juga pemerinta ispektorat kabupaten serdang bedagai,anggota dprd kabupaten komisi A,tipikor juga kejaksaan.mohon turun dan cek ke desa2 tertentu yg kita anggap di duga korupsi penyelewengan atas angaran dana desa yg tdk sedikit nilai angaran pertahunya yg tela d kucurkan oleh pemerintah” ujar salah seorang warga yangbtidak mau disebut namanya.
Sedang menurut tim media jurnalis WH. sudah memberitakan beberapa kali terbit di medianya tentang Kades Pabatu ll, dugaan menyalah gunakan anggaran dana desa yg tidaj jelas, dugan adanya korupasi dan salah satu pungsi kegiatan pemberdayaan desa disulap menjadi tidak berarti bagi masyarakat***
(abdi walluyo st.)

