PENGGALIAN, SERGAI, JEMPARING.INFO –
Pengedaran narkoba jenis sabusabu,para bandar narkoba suda tdk pada sulit lagi.
Harus di tempat mana, dan di edar kemana untuk menjualya barang haram yg ia dagangkan.
Tepat pada hari minggu sore tgl 11 mei 2026, Jemparing Info (JI) mendapat informasi dari seseorang inisial LN. LN katakan tentang keberadaan kampungnya dari masa remaja sampai saat ini masi tetap berdomosili tinggal di Desa Penggalian Dusun ll. Kampung ini sekarang jadi tempat pengedaran narkoba jenis sabu sabu, bisa di katakan warga desa sebelah yg sudah kecanduan ketergantunngn obat-obatan narkotika jenis sabu sabu semua belanja dan mencari di kampongnya.
Bahkan para bandar pengedar narkoba jenis sabu-sabu membuat barak tempat mangkal tenda gubuk untuk berteduh, lokasi tepatnya di pinggir sungai Bahilang Dusun ll Desa Penggalian. Meraka para pengedar narkoba siang malam aktip jualan. aplusan 3 sif berjualan sampai pagi.pengedar agen sabu-sabu juga warga sini dusun ll Desa Penggalian sudah begitu meresahkan warga masyarakat.
Pemasok barang haram di suplai dari warga Persiaan, Kota Tebing Tinggi berinisial EGO, langsung di antar tempat setiap harinya ke lokasi. dgn istilah mereka grup sendikat pengedar narkoba. Mereka sebut Barak SS (Sabu-sabu) penggir sungai. Juga dari beberapa warga masarakat desa penggalian salah satu warga berinisial AB, menginginkan adakan pengrebekan oleh para aparat penegak hukum kususnya tim res narkoba Polres Tebing Tinggi, Polsek Kec Rambutan BNN Kota Tebing Tinggi juga Resmob Satuan Brimob.
Harus la lebih serius pemberantasan soal tentang narkoba..yg saat ini suda merusak mental para generasi mudah, bahkan kepala rumah tangga usia muda banyak yg sudah hancur rumatangganya pisah dengan anak dan istri akibat sudah ketergantung narkoba jenis sabu.
“Kususnya ya desa dusun kami ini.cukup mudah dan kmgampang mancari sabu sabu di bandingkan mencari obat puyer bintang tuju untuk obat sakit kepala,”katanya.
Kepala Desa Penggalian, Abdullah Simanjuntak besarta prangkap desa, sudah cukup berupaya usir sana usir sini agar para bandar jgn jualan narkoba jenis sabu sabu di tempat wilayah desanya tidak ada. Juga turut mengusirnya lembaga LSM PAMID RI dan DPC lembaga Topan RI, Kab Sergai, yang yang diketuai, Suliadi SH.
“Pengedar narkoba jenis SS di saat ini sangat luar biasa dari sudut kota sampai di sudut desa. Penjual sabu sabu bebas transaksi, bahkan yg mau belanja narkoba. Kita saksikan sendiri, dgn bebasnya pembeli tidak ada takutnya , bila kita tegur, mau kemana,, dia jawab mau belanja bua pak,,ada orang pak d barak,” katanya
. Obat-obat terlarang belum tersentuh penegakan hukum. Masih bebas dan liar pengedaran dabu-sabu, sepertinya aparat pemberantas narkoba resnarkoba dari Polres Tebing Tinggi, BNN dan sebagainya , tutup matamu sampe tak tahu dgn adanya pengedaran sabu-sabu hingga dibuat Barak SS. Karena cukup bebas. Masyarakat memohon pada aparat, kususnya kepada bapak Kapolres Tebing Tinggi pimpinan kasat BNN Tebing Tinggi.
“DI dusun kami ini. Kami atas nama masyarakat Desa Penggalian sangat mengharap pemberantasan narkoba di kampung kami ini. Setiap kali digrebek tetap ada, hingga jangan ada Barak SS,. Karena sudah begitu meresahkan warga masyarakat desa,” ujarnya.***(AW/Rio S)
Pengedaran narkoba jenis sabusabu,para bandar narkoba suda tdk pada sulit lagi.
Harus di tempat mana, dan di edar kemana untuk menjualya barang haram yg ia dagangkan.
Tepat pada hari minggu sore tgl 11 mei 2026, Jemparing Info (JI) mendapat informasi dari seseorang inisial LN. LN katakan tentang keberadaan kampungnya dari masa remaja sampai saat ini masi tetap berdomosili tinggal di Desa Penggalian Dusun ll. Kampung ini sekarang jadi tempat pengedaran narkoba jenis sabu sabu, bisa di katakan warga desa sebelah yg sudah kecanduan ketergantunngn obat-obatan narkotika jenis sabu sabu semua belanja dan mencari di kampongnya.
Bahkan para bandar pengedar narkoba jenis sabu-sabu membuat barak tempat mangkal tenda gubuk untuk berteduh, lokasi tepatnya di pinggir sungai Bahilang Dusun ll Desa Penggalian. Meraka para pengedar narkoba siang malam aktip jualan. aplusan 3 sif berjualan sampai pagi.pengedar agen sabu-sabu juga warga sini dusun ll Desa Penggalian sudah begitu meresahkan warga masyarakat.
Pemasok barang haram di suplai dari warga Persiaan, Kota Tebing Tinggi berinisial EGO, langsung di antar tempat setiap harinya ke lokasi. dgn istilah mereka grup sendikat pengedar narkoba. Mereka sebut Barak SS (Sabu-sabu) penggir sungai. Juga dari beberapa warga masarakat desa penggalian salah satu warga berinisial AB, menginginkan adakan pengrebekan oleh para aparat penegak hukum kususnya tim res narkoba Polres Tebing Tinggi, Polsek Kec Rambutan BNN Kota Tebing Tinggi juga Resmob Satuan Brimob.
Harus la lebih serius pemberantasan soal tentang narkoba..yg saat ini suda merusak mental para generasi mudah, bahkan kepala rumah tangga usia muda banyak yg sudah hancur rumatangganya pisah dengan anak dan istri akibat sudah ketergantung narkoba jenis sabu.
“Kususnya ya desa dusun kami ini.cukup mudah dan kmgampang mancari sabu sabu di bandingkan mencari obat puyer bintang tuju untuk obat sakit kepala,”katanya.
Kepala Desa Penggalian, Abdullah Simanjuntak besarta prangkap desa, sudah cukup berupaya usir sana usir sini agar para bandar jgn jualan narkoba jenis sabu sabu di tempat wilayah desanya tidak ada. Juga turut mengusirnya lembaga LSM PAMID RI dan DPC lembaga Topan RI, Kab Sergai, yang yang diketuai, Suliadi SH.
“Pengedar narkoba jenis SS di saat ini sangat luar biasa dari sudut kota sampai di sudut desa. Penjual sabu sabu bebas transaksi, bahkan yg mau belanja narkoba. Kita saksikan sendiri, dgn bebasnya pembeli tidak ada takutnya , bila kita tegur, mau kemana,, dia jawab mau belanja bua pak,,ada orang pak d barak,” katanya
. Obat-obat terlarang belum tersentuh penegakan hukum. Masih bebas dan liar pengedaran dabu-sabu, sepertinya aparat pemberantas narkoba resnarkoba dari Polres Tebing Tinggi, BNN dan sebagainya , tutup matamu sampe tak tahu dgn adanya pengedaran sabu-sabu hingga dibuat Barak SS. Karena cukup bebas. Masyarakat memohon pada aparat, kususnya kepada bapak Kapolres Tebing Tinggi pimpinan kasat BNN Tebing Tinggi.
“DI dusun kami ini. Kami atas nama masyarakat Desa Penggalian sangat mengharap pemberantasan narkoba di kampung kami ini. Setiap kali digrebek tetap ada, hingga jangan ada Barak SS,. Karena sudah begitu meresahkan warga masyarakat desa,” ujarnya.***(AW/Rio S)


https://shorturl.fm/XIZGD
https://shorturl.fm/j3kEj
https://shorturl.fm/9fnIC
https://shorturl.fm/9fnIC
https://shorturl.fm/TbTre
https://shorturl.fm/hQjgP
https://shorturl.fm/Xect5
https://shorturl.fm/nqe5E