BANTEN, JEMPARING.INFO –
Diharap bukan hanya wacana untuk mewujudkan kendaraan yang efektif membabaskan udara dari polusi dan emisi. Dengan demikian Pemprov Banten melalui Di nas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Pemprov Banten, akan melakukan kerjasama dengan PT.PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten.
Kerjasama yang menjadi program penting diantaranya menciptakan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB). Hal itu diutarakan Inspektur Ketenagalistrikan Ahli Muda Diba Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Banten, Seno Hartono, ST baru-baru ini.
Lebih lanjut Seno Hartono mengatakan, perebuhan KBLBB merupakan tuntutan zaman dan tintu lingkungan. Tuntutan zaman dimana manusia dalam berkegiatan ingin simpel tidak banyak alur harus dilalui. Apa lagi bila persoalan itu yang ada persyaratan tertentu. Maka dengan adanya wacana itu ujar Seno Hartono sengat baik sekali.
Selanjutnya kata Seno Hartono nota kesepakatan yang dibangun dengan UID Banten sesungguh merupakan implementasi dari Instruksi Presiden No.7 Tahun 2022 dan Peraturan Presiden No.79 Tahun 2023. Dengan demikian kini memfokuskan pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (DPKLU).
Memang untuk mewujudkan KBLBB tidaklah mudah karena perlu penjelasan yang maksimal dan beruntun. Sebab aspek kekurang pahaman yang dianggap bisa jadi mengada-ada. Dengan itu tentu untuk membangun insprastrukturnya butuh waktu. Terlebih lagi dalam hal penganggaran diperintahkan sendiri ini juga butuh persetujuan pihak legeslatif.
Begitu pula untuk sarana tempat Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) serta untuk Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) juga butuh survai tempat yang strategis. Dan tentu juga perlu waktu karena hal tempat tentu berkaitan dengan lingkungan.
Sedang lingkungan tidak lepas akan kondisi sosial masyarakat setempat. Sedang hal kesediaan masyarakat itu juga penting. Artinya jangan membangun sebuah tempat semacam SPKLU/SPBKLU kurang mendapat bahkan tidak mendapat persetujuan oleh masyarakat karena alasan tertentu. Bila hal itu terjadi, lalu dipaksakan untuk dibangun tentu membawa persoalan dibelakang hari nanti.
Sinergitas kerjasama
Dan kerjasama Pemprov Banten dengan PT.PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten sebuah keniscayaan yang perlu dibangun lebih erat dan serius dalam mewujudkan inprasetruktur tentang paefah kelistrikan. Hal yang sangat baik dan perlu akan kemanfaatan listrik tersebut.
Dan kerjasama baik itu tentu sangat diharapkan bisa berjalan dengan baik. Artinya tidak ada saling dirugikan satu sama lain agar tidak ada permasalahan dibelakang hari. Yang permasalahan itu tidak menjadi beban bagi aparatur setelahnya baik pihak Pemprov Banten maupun PT.PLN (Persero) tentunya.
Kerjasama juga diharapkan masyarakat, yang mana masyarakat tentu mengharapkan program itu terwujud agar selangkah lebih mengalami kemajuan dalam hal transportasi. Sedang kemudahan dan keringan operasional pada biaya pada kendaraan sangat diharapkan masyarakat secara umum.
Karena era sekarang orang kecil sekalipun mesti harus memiliki kendaraan. Orang tidak lagi jalan kaki atau dengan kendaraannyang ditarik hewan. Atau kendaraan dengan beryenaga sendiri seperti sepeda goes. Dibawah tahun 80 an orang masih banyak yang memakai kendaraan sepeda goes. Tapi kini nyaris tidak ada lagi, semua pakai sepeda motor meskipun sepeda motor butut.
Maka dengan demikian sebuah trobosan baru dalam hal berkendaraan yang mudah dan efektif sangat diharapkan masyarakat. Dan kajian serta kerjasama yang dikembangkan Dinas ESDM Banten dengan pihak PT.PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten adalah sebuah harapan yang sangat dinanti-nantikan.
“Kami akan terus berupaya melakukann kerjasama sebaik mungkin. Dan kerjasama yang punya nilai membangun sosial ekonomi yang baik pada masyarakat tentunya. Semoga sejahtera lancar,BDAN diharap warganjuga turut partisipasi mewujudkannya,” kata Seno Hartono.*** (Ibnu PSM)
Diharap bukan hanya wacana untuk mewujudkan kendaraan yang efektif membabaskan udara dari polusi dan emisi. Dengan demikian Pemprov Banten melalui Di nas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Pemprov Banten, akan melakukan kerjasama dengan PT.PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten.
Kerjasama yang menjadi program penting diantaranya menciptakan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB). Hal itu diutarakan Inspektur Ketenagalistrikan Ahli Muda Diba Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Banten, Seno Hartono, ST baru-baru ini.
Lebih lanjut Seno Hartono mengatakan, perebuhan KBLBB merupakan tuntutan zaman dan tintu lingkungan. Tuntutan zaman dimana manusia dalam berkegiatan ingin simpel tidak banyak alur harus dilalui. Apa lagi bila persoalan itu yang ada persyaratan tertentu. Maka dengan adanya wacana itu ujar Seno Hartono sengat baik sekali.
Selanjutnya kata Seno Hartono nota kesepakatan yang dibangun dengan UID Banten sesungguh merupakan implementasi dari Instruksi Presiden No.7 Tahun 2022 dan Peraturan Presiden No.79 Tahun 2023. Dengan demikian kini memfokuskan pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (DPKLU).
Memang untuk mewujudkan KBLBB tidaklah mudah karena perlu penjelasan yang maksimal dan beruntun. Sebab aspek kekurang pahaman yang dianggap bisa jadi mengada-ada. Dengan itu tentu untuk membangun insprastrukturnya butuh waktu. Terlebih lagi dalam hal penganggaran diperintahkan sendiri ini juga butuh persetujuan pihak legeslatif.
Begitu pula untuk sarana tempat Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) serta untuk Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) juga butuh survai tempat yang strategis. Dan tentu juga perlu waktu karena hal tempat tentu berkaitan dengan lingkungan.
Sedang lingkungan tidak lepas akan kondisi sosial masyarakat setempat. Sedang hal kesediaan masyarakat itu juga penting. Artinya jangan membangun sebuah tempat semacam SPKLU/SPBKLU kurang mendapat bahkan tidak mendapat persetujuan oleh masyarakat karena alasan tertentu. Bila hal itu terjadi, lalu dipaksakan untuk dibangun tentu membawa persoalan dibelakang hari nanti.
Sinergitas kerjasama
Dan kerjasama Pemprov Banten dengan PT.PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten sebuah keniscayaan yang perlu dibangun lebih erat dan serius dalam mewujudkan inprasetruktur tentang paefah kelistrikan. Hal yang sangat baik dan perlu akan kemanfaatan listrik tersebut.
Dan kerjasama baik itu tentu sangat diharapkan bisa berjalan dengan baik. Artinya tidak ada saling dirugikan satu sama lain agar tidak ada permasalahan dibelakang hari. Yang permasalahan itu tidak menjadi beban bagi aparatur setelahnya baik pihak Pemprov Banten maupun PT.PLN (Persero) tentunya.
Kerjasama juga diharapkan masyarakat, yang mana masyarakat tentu mengharapkan program itu terwujud agar selangkah lebih mengalami kemajuan dalam hal transportasi. Sedang kemudahan dan keringan operasional pada biaya pada kendaraan sangat diharapkan masyarakat secara umum.
Karena era sekarang orang kecil sekalipun mesti harus memiliki kendaraan. Orang tidak lagi jalan kaki atau dengan kendaraannyang ditarik hewan. Atau kendaraan dengan beryenaga sendiri seperti sepeda goes. Dibawah tahun 80 an orang masih banyak yang memakai kendaraan sepeda goes. Tapi kini nyaris tidak ada lagi, semua pakai sepeda motor meskipun sepeda motor butut.
Maka dengan demikian sebuah trobosan baru dalam hal berkendaraan yang mudah dan efektif sangat diharapkan masyarakat. Dan kajian serta kerjasama yang dikembangkan Dinas ESDM Banten dengan pihak PT.PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten adalah sebuah harapan yang sangat dinanti-nantikan.
“Kami akan terus berupaya melakukann kerjasama sebaik mungkin. Dan kerjasama yang punya nilai membangun sosial ekonomi yang baik pada masyarakat tentunya. Semoga sejahtera lancar,BDAN diharap warganjuga turut partisipasi mewujudkannya,” kata Seno Hartono.*** (Ibnu PSM)

